Sambutan Kepala Dinas

Assalamualaikum Wr Wb

Salam Sejahtera untuk kita semua,

Puji dan syukur  kita panjatkan ke hadirat  Allah SWT, yang selalu melimpahkan rahmat serta karunia-Nya kepada kita semua.Pembangunan infrastruktur selain telah menggerakkan ekonomi riil, turut menyumbang kepada pertumbuhan ekonomi negara kita juga telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar. · Tugas pembangunan infrastruktur masih akan terus dilaksanakan untuk mengatasi disparitas antar-wilayah, antar kawasan dan antar pendapatan masyarakat termasuk masyarakat miskin. Kita juga harus melayani penduduk perkotaan yang menuntut pelayanan prasarana dasar yang semakin baik. · Berbagai pekerjaan fisik yang sudah terbangun dan akan terus dipercepat untuk dapat mencapai sasaran RPJMD 2017-2021. Saya minta semua jajaran untuk bekerja lebih baik, lebih tertib dan transparan dalam rangka percepatan pencapaian target pembangunan. · Namun, tugas kita bukan hanya melaksanakan tugas pembangunan yang lebih banyak berupa fisik konstruksi, namun kita juga harus melaksanakan tugas pemerintahan yaitu sebagai regulator atau penyusunan peraturan perundangan, untuk memberikan kepastian pelayanan masyarakat. · Mengingat pentingnya hal tersebut dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di Dinas PUPR, maka saya minta semua jajaran untuk menjalankan hal tersebut secara konsisten dan kontinyu. · Untuk maksud tersebut, langkah-langkah yang ditempuh antara lain: 1. Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) khususnya TI yang dapat membuat masyarakat dipermudah dan dipercepat dalam memperoleh layanan. Dan yang lebih penting masyarakat memperoleh kepastian biaya dalam proses perijinannya. 2. Memanfaatkan sebesar-besarnya sistem e-monitoring, e-procurement, e-office dan e-bugetting yang sudah dibangun. Penghargaan yang diterima Kementerian PUPR sebagai TOP IT harus mendorong terwujudnya pelayanan prima kepada publik. 3. Melakukan reformasi birokrasi sebagaimana yang telah tertuang dalam grand strategy reformasi birokrasi Kementerian PUPR secara konsisten di semua level. Semua jajaran harus menghilangkan sifat sebagai birokrat priyayi menjadi birokrat melayani. 4. Menjauhkan diri dari sifat koruptif, kolusi dan nepotisme. Dalam waktu yang tidak lama lagi kita akan memasuki tahun kerja 2018, dengan beban tugas yang semakin besar. Untuk itu, kita fokuskan upaya kita untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, tuntas dengan tetap menjaga akuntabilitas.Pembangunan infrastruktur selain telah menggerakkan ekonomi riil, turut menyumbang kepada pertumbuhan ekonomi negara kita juga telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar. · Tugas pembangunan infrastruktur masih akan terus dilaksanakan untuk mengatasi disparitas antar-wilayah, antar kawasan dan antar pendapatan masyarakat termasuk masyarakat miskin. Kita juga harus melayani penduduk perkotaan yang menuntut pelayanan prasarana dasar yang semakin baik. · Berbagai pekerjaan fisik yang sudah terbangun dan akan terus dipercepat untuk dapat mencapai sasaran RPJMD 2017-2021. Saya minta semua jajaran untuk bekerja lebih baik, lebih tertib dan transparan dalam rangka percepatan pencapaian target pembangunan. · Namun, tugas kita bukan hanya melaksanakan tugas pembangunan yang lebih banyak berupa fisik konstruksi, namun kita juga harus melaksanakan tugas pemerintahan yaitu sebagai regulator atau penyusunan peraturan perundangan, untuk memberikan kepastian pelayanan masyarakat. · Mengingat pentingnya hal tersebut dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di Dinas PUPR, maka saya minta semua jajaran untuk menjalankan hal tersebut secara konsisten dan kontinyu. · Untuk maksud tersebut, langkah-langkah yang ditempuh antara lain: 1. Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) khususnya TI yang dapat membuat masyarakat dipermudah dan dipercepat dalam memperoleh layanan. Dan yang lebih penting masyarakat memperoleh kepastian biaya dalam proses perijinannya. 2. Memanfaatkan sebesar-besarnya sistem e-monitoring, e-procurement, e-office dan e-bugetting yang sudah dibangun. Penghargaan yang diterima Kementerian PUPR sebagai TOP IT harus mendorong terwujudnya pelayanan prima kepada publik. 3. Melakukan reformasi birokrasi sebagaimana yang telah tertuang dalam grand strategy reformasi birokrasi Kementerian PUPR secara konsisten di semua level. Semua jajaran harus menghilangkan sifat sebagai birokrat priyayi menjadi birokrat melayani. 4. Menjauhkan diri dari sifat koruptif, kolusi dan nepotisme. Dalam waktu yang tidak lama lagi kita akan memasuki tahun kerja 2018, dengan beban tugas yang semakin besar. Untuk itu, kita fokuskan upaya kita untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, tuntas dengan tetap menjaga akuntabilitas.

Terima Kasih,
Wassalamu alaikum Wr.Wb

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,

 

Ir. NOVIAR ISHAK